Pemeliharaan Gas Turbine Generator

Bagi yang belum mengetahui gas turbine itu apa, mungkin bisa tanya langsung ke wikipedia di sini. Lengkap disediakan di sana dari mulai cara kerja, fungsinya apa, bentuknya seperti apa, sampai kurva-kurva yang mendukungnya. Pada kesempatan kali ini sedikit saya jabarkan tentang masalah pemeliharaannya. Saya tuliskan setahu saya, mungkin tidak lengkap, bahkan mungkin saja ada kesalahan. Dan apabila memang itu terjadi saya mohon koreksinya.

Di pabrik tempat saya bekerja, gas turbine digunakan untuk memutar generator, yang pada akhirnya menghasilkan listrik. Atau istilahnya sebagai pembangkit listrik. Disebutkan kapasitas total mencapai 32MW tapi hanya digunakan maksimal 28MW. Hal ini dilakukan untuk memperpanjang umur gas turbine itu sendiri. Digunakan dua macam bahan bakar, bisa gas, bisa juga solar. Hal ini dikarenakan pasokan gas ke pabrik kami terkadang terhambat, dan apabila hal itu terjadi maka dengan sangat terpaksa kamipun harus menggantinya ke solar. Dengan konsekwensi menurunnya usia gas turbin, semakin sering gonta-ganti bahan bakar, semakin cepat rusak. Mungkin seperti itu analoginya. Karena kemungkinan crack terjadi semakin besar.

Pola pemeliharaan menggunakan time base, berdasarkan waktu , run hours. Sampai November 2008 tercatat hampir 130000 run hours, dan gas turbin tersebut sudah melalui 8 kali Combustion Inspection (CI), 2 kali Hot Gas Path Inspection (HGPI), dan 2 kali Major Inspection (MI) jika digabungkan dengan yang NOvember kemarin.

Lalu apa beda CI, HGPI dan MI? Mudahnya seperti ini: CI hanya membuka dan meng-inspect combustion part dari turbine. HGPI selain memeriksa combustion part juga membuka cover turbine, jadi bucket dan nozzle turbine bisa dilihat di sini. Nozzle juga bisa di ganti pada saat ini. Bagaimana dengan MI? MI, Major Inspection berarti pemeriksaan total, semua di buka, bahkan rotor diangkat. Compressor pun terbuka, jadi bisa dilihat kelainan-kelainan yang terjadi pada seluruh bagian gas turbin dari inlet sampai exhaust. Dari compressor sampai turbine, penggantian bearing pun dilakukan pada saat ini. Diperiksa semuanya, baik crack, ke-aus-an, limit clearance, alignment-nya sampai rubbing akibat gesekan.

Lalu kapan dilakukan CI? kapan HGPI dan kapan MI? Biasanya pabrikan gas turbine menentukan waktu diadakannya inspect tersebut. Secara umum pola yang terjadi adalah CI-CI-HGPI-CI-CI-MI-CI-CI-HGPI-CI-CI-MI-… demikian seterusnya. Tapi tidak menutup kemungkinan jika terjadi suatu kelainan tindakan-tindakan khusus diadakan.

Itu sekilas dari pemeliharaan gas turbin, benar-benar sekilas. Mohon maaf jika ada kekeliruan, maklum masih hijau…

About kishandono

Bukan dari penampilan seseorang dapat menilai dan menghakimi orang lain. Kedudukan sama di mata Yang Kuasa.
This entry was posted in Mechanical and tagged , , . Bookmark the permalink.

70 Responses to Pemeliharaan Gas Turbine Generator

  1. Pingback: Asian Tiger Mosquito

  2. Pingback: Asian Tiger Mosquito

  3. Pingback: Iron Deficiency Anemia Symptoms

  4. Pingback: Iron Deficiency

  5. Pingback: Subliminal

  6. Pingback: Subliminal Advertising

  7. Pingback: money making

  8. Pingback: Place an add

  9. Pingback: What Causes Heartburn

  10. Pingback: Japanese Calligraphy

  11. Pingback: Iron Deficiency

  12. Pingback: Acheter carte r4

  13. Pingback: Subliminal Advertising

  14. Pingback: Iron Deficiency Anemia Symptoms

  15. Pingback: Asian Tiger Mosquito

  16. Pingback: Heartburn Remedies

  17. Pingback: PLR eBooks

  18. Pingback: PLR eBooks

  19. Pingback: Motorcycle goggles

  20. Pingback: WG Suche

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>